Racing Fuel Octane

Motor yang mengalami perubahan mesin dengan berkompresi tinggi spek balap, kepadatan mesin pun di maksimalkan, maka bahan bakar yang di gunakan pun harus di ganti dan disesuaikan, hal ini dilakukan untuk mencegah over heat pada mesin, oleh karena itu mesin berkompresi tinggi butuh nenggak bahan bakar dengan oktan tinggi. bankan banyak yang menyebut bahan bakar berkategori racing fuel dengan penggunaan For Competition Only alias untuk kompetisi.

Di Indonesia produk bahan bakar ini sejenis avtur, sudah ada beberapa produsen yang menyediakan bahan bakar racing ini, selain Pertamina produk terbesar di negeri ini, ada import yakni Elf. Keduanya menjual dengan secara eceran, bahkan untuk Pertamina menjual tersebar lewat SPBU alias pengisian bahan bakar biasa.

Kemampuan dan fungsi bahan bakar, bagi orang yang kurang memahami kinerja rubahan mesin, bahan bakar di anggap sama saja, padahal fungsi Racing Fuel adalah sebagai Bahan bakar motor balap mampu meningkatkan performa mesin dan menghasilkan daya dan torsi tinggi tanpa menimbulkan detonasi atau over heat pada mesin, dan bersifat ramah lingkungan. bahan bakar ini didesain untuk kompresi mesin di atas 10:1. Pertamax Racing ini dibanderol dengan harga Rp 35.000 per liter. tetapi Harga Pertamax Racing bersifat tentative sesuai perkembangan naik turunya harga minyak dunia.

Bahan bakar jenis racing yang banyak beredar di pasaran Indonesia, diperuntukan motor spek balap atau korek harian ada banyak pilihan, yang sesuai dengan keinginan. yang paling banyak di gunakan dan sesuai dengan kantong orang Indonesia adalah Pertamax Plus, tetapi untuk bensol hijau atau biru bahkan gunakan racing fuel yang kini sudah banyak dijajakan prosuden dalam negeri maupun importer umum. memakai Pertamax Plus saja suda cukup, yang punya angka oktan 95, apalagi bisa dipakai buat motor harian dengan harga yang terjangkau. Di atas itu ada bensol biru dan hijau dengan nilai oktan 102 dan 104. Sedangkan racing fuel yang kini banyak dijual di pasaran, angka oktannya sama dengan bensol, dikarena perbedaan angka oktan, otomatis mesti disesuaikan dengan cara menyeting ulang perbandingan kompresi dan timing pengapian, jika tidak, hasil pembakaran mungkin kurang sempurna alhasil performa mesin pun bekerja tidak maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *