Pengapian Yamaha Vega R

Hampir semua mekanik pasar senggol pada era sekarang menggunakan pengapian DC Dengan mengadopsi CDI produk racing yang banyak disediakan di pasaran, dan pengapian arus AC ditinggalkan, pengapian AC pada Yamaha Vega lama terbukti banyak yang mengadopsi pengapian Jupiter dirubah pengapian Vega, selain terbilang murah mudah di dapat.

Sistem pengapian AC, arus listriknya mengadalkan arus dari sepul pengapian dengan menggunakan kawat lilitan kecil dan tanpa mengadalkan komponen lain seperti kiprok, arus listrik dari spul langsung disalurkan masuk ke dalam CDI, pengapian AC bisa disebut sistem pengapian arus bolak balik.

Yang agak rumit pengapian jenis ini, mekanik harus ekstra teliti dalam melilit gulungan sepul pengapian. dimana gulungan sepul harus di perhatikan jumlah banyaknya kawat gulungan, tapi tanpa mengganggu bentuk yang terlalu besar, takutnya terlalu besar bisa bergesekan dengan komponen lain. Karena inilah nyawa dari motor berpengapian AC. Kerap dijumpai sepul mati kala motor sedang seru-serunya fight, mungkin itu disebabkan gulungan terlalu kecil, atau gulungan sepul terkena gesekan sehingga menimbulkan putusnya arus listrik. Sepul pun bukan diambil dari part racing. Cukup memakai sepul Yamaha Vega dipadu CDI Rextor Extreme. Sistem pengapian AC menuntut fly wheel harus ringan. Flywheel dibubut hingga beratnya tersisa 400 gram. Standarnya hampir 1 kilogram. Langkah ini dilakukan agar motor cepat menggapai putaran tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *