Pengapian Sistem DC Yamaha

Sistem pengapian motor pabrikan Yamaha lansiran tahun 2006 keatas mengadopsi pengapian jenis aliran DC, tetapi untuk sistem penerangan lampu menggunakan aliran listrik AC. arus pengisian stum pada aki, keluarnya aliran listrik pada motor tercipta oleh putaran magnet dan spul, arusĀ  yang keluar dari aliran listrik spul berjenis AC, bervoltase besar, untuk merubah aliran listrik menjadi 12 volt menggunakan komponen kiprok, komponen ini berguna sebagai penahan aliran listrik tidak menjadi terlalu besar keluar di batas menjadi 12 volt.

Untuk perkembangan teknologi kelistrikan jaman sekarang produsen motor kebanyakan menggunakan sistem jenis kelitrikan tipe DC, pengapian ini memang cukup praktis dalam menditeksi motor disaat terjadi kerusakan pada komponen kelistrikan.

Pada dasarnya proses untuk menghidupkan mesin semua jenis motor sama,terutama yang menggunakan kelistrikan tipe DC, hanya ukuran tonjolan sensor saja yang berbeda, dan tipe CDI unit saja. maka pengapian jenis ini bisa menggunakan CDI tipe motor apa saja, tinggal merubah ukuran tonjolan sensor atau bahasa mekanik pulser (untuk petunjuk ketepetan pengapian).

Dari motor produk keluaran Yamaha warna kabel yang digunakan dan masuk pada kiprok adalah, aki berwarna merah, untukĀ  pengisian spul putih, massa bodi hitam, dan untuk penerangan lampu menggunakan warna kuning, jika anda memasang sendiri jangan terbalik, karena bisa terjadi konsleting, pada komponen lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *