Modifikasi Motor Menggunakan Magnet Racing

Arus listrik yang terjadi pada sepeda motor sehingga menghasilkan proses pengapian , pada dasarnya arus listrik dihasilkan oleh hubungan kerja terjadinya putaran magnet dengan sepul, serupa generator. Arus yang dihasilkan dipakai buat pengapian, penerangan, ataupun pengisian, Hasil kerja yang dihasilkan arusnya tak teratur dan tidak merata, jadi untuk penerangan serta pengisian pada betery ditata oleh regulator atau kiprok, kiprok juga berguna untuk merubah jenis aliran listrik AC menjadi DC, pengapian pada motor type sekarang banyak yang mengunakan arus listik DC.

Putaran magnet pada sebuah mesin sedikitnya akan mejadikan beban, maka untuk meringankan beban untuk upgrade performa dan akselerasi, banyak yang mengganti magnet atau minimal mengurangi bobot magnet standar dengan cara di bubut. Jika ganti, paling sering mencari yang lebih ringan, agar mesin bisa dengan cepat mencapai putaran tinggi. Magnet copotan cukup banyak menjadi incaran mekanik balap, banyak yang memakai EX dari besutan motorcross atau spesial engine (SE); seperti Yamaha YZ125 dan Suzuki RM125, bisa juga apabila anda ingin magnet ringan harga ringan,anda bisa mengadopsi megnet Honda C 70 cukup ringan cuma pemasanganya agak sedikit rumit, anda harus memasang adaptor untuk dudukan spul.

Tetapi apabila anda ingin memasang magnet racing semua motor tidak bisa langsung pasang, baik bentuk dan posisinya motor berbeda, dikarenakan rata-rata magnet racing berjenis kering tidak terlumasi oli anda harus membuat adaptor dudukan spul, tapi sekarang sudah ada varian adaptor yang sudah jadi, seperti buat jupiter, tetapi itu pun tidak mutlak dengan memasang magnet racing motor anda jadi kenceng, tetap kencengnya sebuah motor terjadi kerena penyetelan yang pas antara pengapian, pengisapan, pembuangan, sehingga menghasikan proses pembakaran yang sempurna.

Comments are closed.