Modifikasi Mesin Satria FU

Kapasitas mesin standar pabrikan Suzuki pada produksi motor Satria FU 150, haruslah kita akui, memang sudah berkarakter untuk di modifikasi adu kenceng trek pendek, baik dalam segi kontrusi mesin maupun rangka yang sangat mendukung. Apalagi dilakukan sentuhan modifikasi, akan menghasilkan power yang dahsyat, bahkan apabila penyetelanya pas, antara pengapian dan top TMA, akan menghasilkan power dan akselerasi motor ini tenaga,  untuk membawa pengunanya standing dan terbang, Tetapi, untuk anak muda di zaman sekarang kondisi mesin standar pabrikan masih dianggap belum memuaskan hasrat hatinya.  Apalagi kalau memang digunakan sebagai tunggangan adu kencang trek pendek atau Drag. Otomatis, perlu parts peningkat performa mesin.

Jika anda menggunakan motor ini untuk sehari-hari, modifikasi janganlah terlalu extrem, korekan cukup dilakukan dengan porting, polish serta penggunaan komponen seperti karburator, CDI racing dan penggantian knalpot free flow. penggantian pengabut pada motor ini, banyak mekanik yang menggunakan Karburator favorit sepertinya tak lepas dari milik Honda NSR SP, yaitu Keihin PE 28 atau bisa juga milik Yamaha RX King Mikuni dengan venturi 26 mm. “Tentu pilihan venturi lebih besar pasokan udara dan bahan bakarnya lebih banyak, dan dapat mencapai akselerasi dengan cepat.

Sementara jika anda mau modifikasi mesin dengan hasil power yang sangat dahsyat lebih, dengan maksud motor dipergunakan untuk mengikuti ajang balap, tentu banyak komponen yang mesti diupgrade. bukan sedikit dana yang akan anda gunakan, perubahan yang di lakukan pada mesin diantaranya Penggantian kem dengan menggunakan produk racing komplit dengan sim pengganjal kernggangan klep, piston bore up dengan mengadopsi diameter jumbo, jika anda ingin lebih mantap lagi bisa dilakukan penggeser pin standar stang seher banyak yang menyebut naik stroke bisa.

Harga noken as produk racing bervariatif, noken as racing ada beberpa merk yang ditawarkan, produk aftermarket harganya di bandrol kisaran di atas 1 juta, karena FU memiliki sistem DOHC untuk merk barang sekelas HRP bisa ditebus Rp 1 jutaan,” katanya. Soal durasi kem tentu disesuaikan kebutuhan dan di inginkan, bisa saja pakai 270 derajat, 290 derajat atau lainnya. sementara di perut blok silinder piston manfaatkan diameter lebih besar pun bisa dilakukan dengan memasang piston Yamaha Scorpio, berdiameter 72 mm, lebih besar dibanding aslinya, 62 mm. Begitu pun pin piston stroker biasanya digunakan agar menaikkan performa di balap. untuk arus buang pun di urus, aftermarket yang umumnya digunakan, DBS dan Yoshimura dan Kawahara. knalpot ini dijual beragam di kisaran harga Rp 325 ribu hingga Rp 1,25 juta. Soal penyalur gas buang ini tak hanya diaplikasi pada Satria untuk balap saja, tetapi tunggangan korek harian pun oke dengan knalpot ini. dengan melakukan perubahan seperti di atas motor akan jauh melesat di banding standar pabrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *