Mobil Listrik Buatan Japan

Produksi kendaraan buatan japan terbaru yang menjadi solusi bagi kita untuk berkeinginan, bagai mana jika kendaraan itu suda ada beredar di pasar penjualan bagi masarakat di Indonesia, bukan sekedar bisa mengirit bahan bakar atau minyak bumi, tetapi mobil ini ramah lingkungan.Kendaran yang bertenaga menggunakan energi listrik ini sangatlah berbeda dengan memakai bahan bakar minyak bumi, mobil ini ketika ingin bepergian haruslah di cek dahulu energi yang tersimpan pada batre karena batrelah jantung utama untuk menghasilkan bergeraknya mobil /motor elektronik.

Tentu saja, tergantung di mana Anda tinggal, pengisian kendaraan listrik Anda bisa cukup dekat dengan bebas emisi. Masing-masing daerah dan negara memiliki campuran berbagai sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan. Vermont adalah sekitar 94% terbarukan, sedangkan Florida adalah sekitar 13% terbarukan.
Menggabungkan energi terba, seperti tenaga surya, tampaknya seperti itu bisa menjadi pasangan yang cocok untuk kendaraan listrik, tapi itu tergantung pada ukuran panel dan baterai di kedua stasiun pengisian dan kendaraan listrik. Bahkan, beberapa Superchargers Tesla Motors, suda memadukan antara chargees bertenaga surya.
Di Jepang, Toshiba dan Honda bermitra untuk melihat seberapa baik tenaga surya untuk kendaraan listrik dan mencoba perjalana jarak jauh dan berhasil berperingkat kendaraan dalam kota.

Honda Motor Company dan Honda R & D” proyek diluncurkan 28 Januari 2014, dan akan berlangsung hingga 31 Maret 2016. Toshiba telah membangun kendaraan listrik Stasiun pengisian di tiga lokasi, di kantor pemerintah Shimoji, Gusukube, dan Irabu. Stasiun pengisian yang bertenaga surya dan memiliki onboard baterai lithium-ion pack untuk menyimpan energi sampai dibutuhkan. Toshiba juga memproduksi baterai untuk kendaraan listrik prototipe, yang akan diberikan oleh Honda Motor Company.

Honda akan memberikan sejumlah prototipe komuter mikro, Honda MC-β, kendaraan jarak pendek bertenaga listrik. Honda MC-β membawa satu atau dua penumpang, hingga 50mph dan 37 mil, yang sangat cocok untuk kebutuhan sehari-hari. Selama beberapa tahun berikutnya, Honda dan Toshiba akan mengumpulkan data mengenai kelangsungan hidup kendaraan listrik jarak pendek ini dan penggunaan tenaga surya.

Comments are closed.