Fungsi Oli Pada Mesin

Bagi mesin kendaraan bermotor jenis pelumas atau oli jangan di anggap sepele, oli bagi mesin merupakan aliran cairan yang mengalir keseluruh komponen mesin dengan tujuan untuk mengurangi gesekan dan panas. Kali ini kita membahas bagaimana cara memilih oli mesin sesuai karakteristik mesin dan disesuaikan dengan keinginan mesin itu sendiri, jika kita perhatikan pada botol oli selalu tercantum seri atau kode yang di sesuaikan dengan kegunaanya, seperti SAE 10w-40 , SAE 15W-50 dan masih banyak jenis oli yang beredar di pasaran.

Jenis kekentalan oli, masing-masing produk oli berbeda kegunaan dan fungsinya, tetapi yang pasti fungsi oli dalam sebuah mesin adalah untuk mengurangi gesekan alat pada mesin motor satu dengan yang lain. Gesekan yang terjadi di dalam mesin dapat menyebabkan komponen mesin menjadi cepat aus dan panas, apabila kekurangan oli pada mesin dapat mengakibatkan knoking, panas yang berlebih, mengurangi tenaga yang dihasilkan dan yang lebih parah lagi mesin akan macet.

Fungsi lain dari pelumas adalah penghisap panas mesin bisa juga di sebut sebagai pendingin, panas mesin disalurkan melalui aliran oli yang berputar, bahkan teknologi motor seperti zaman sekarang banyak kendaraan yang mempunyai pendingin oli, seperti terdapat pada motorĀ  Suzuki Satria FU aliran oli berputar keluar melaui selang dan di tampung untuk sedikit didingkan dan di masukan lagi ke dalam mesin. oli juga berpungsi sebagai perapat celah antara piston dengan silinder, pelumas dapat mengurangi kebocoran kompresi maupun tekanan hasil pembakaran dengan membuat lapisan oli yang mengisi celah antara piston dan silinder, Sebagai peredam getaran dan suara bising hasil benturan piston, batang piston dan poros engkol, pelumas untuk melapisi antara bagian tersebut dan meredam benturan yang terjadi sehingga suara mesin lebih halus Sebagai pembersih kotoran hasil gesekan antar komponen mesin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *