Dongkrak Hemat Mesin Yamaha Vega ZR

Piston milik Kawasaki blit atau kaze masih pavorit bagi para modifikator mesin motor di tanah air, selain harga yanga bersahabat mudah di dapat, terbukti dengan banyaknya para mekanik yang menggunakan untuk dipakai memompa kompresi silinder bore-up. Kekuatan materialnya masih terjamin, karena kuantitas produksinya kecil. Lagian diameternya memang pas, karena Kaze mengandalkan over bore, membuat diameter pistonnya lebih besar di kalangan kapasitas 110 cc. Kali ini piston Kaze dikawinkan pada Yamaha Vega ZR, bagi formula street racing. Itu istilah korek harian, piston kaze cukup untuk sedikit  menaikkan kapasitas sekaligus mendongrak performa ini, selain mudah di dapat masih relatif terjangkau. Murah meriah!

Modifikasi mesin para pelajar memang cukup membingungkan dan menantang bagi para mekanik, permasalahan datang dari masalah dana dana yang pas-pasan. Maka kejelian mekanik untuk memanpaatkan dana yang sedikit motor jadi kenceng. Maka para modifikator motor banyak mengadopsi piston miliki tim hijau muda ini, selain murah tidak perlu melakukan over boring pada motor Standar Vega yang punya spek 50,0 x 57,9 (bore x stroke) 110 cc, dengan piston Kaze  berdiameter 53 mm menjadi 127 cc. Pertimbangan pakai piston Kaze, cc naik, ukuran pin piston sama (13 mm), dan desain panjang piston persis dengan Vega, tinggal melakukan perubahan pada dom dan buntut yang agak panjang.

Perubahan dan coakan dilakukan Kepala dan pantat piston Kaze juga diatur ulang modelnya karena piston kaze sedikit menonjol alias jenong. Ini pun hanya menyamakan coakan payung pada piston Kaze. Sedang pantatnya dikikis 3 mm yang modelnya disesuaikan bentuk piston Vega. “Lebih gampanng bawa saja piston Vega dan Kaze ke tukang bubut. Lebih mudah lagi dikerjakan mekanik yang tahu, Pokoknya utak-atik piston, biaya kolter dan pasang pada kisaran Rp 200 ribu. Total masih diangka Rp 300 ribu. Jangan lupa setting ulang karburator. Mirip punya Woyo pakai pilot-jet 20 dan main-jet 112, tetapi karbunya sudah direamer 2 mm. “Karbu standar juga tak masalah, ya tinggal setting dan tak banyak bergerak dari 20 pilot-jet dan 112 main-jet,” dukung Pele yang sembari mengikatkan soal bubut diserahkan pada bengkel bubut yang mengerti bore-up.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *