Sebelum kita memutuskan untuk menerjang banjir, perlu kita sadari jika kita sedang mengendarai sepeda motor, bukan mengendalikan perahu yang seyoginya berada di air. Jadi, kita jangan asal geber ketika kita menerobos banjir menggunakan kendaraan roda dua. Setidaknya ada 8 cara yang sangat ampuh ketika kendaraan sepeda motor harus menerjang banjir. Kedelapan cara tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Perhatikanlah volume air ketika kita akan melewatinya. Jika posisi knalpot dan juga saringan sudah terendam dengan air, segeralah matikan mesin kendaraan kita untuk dapat mencegah air yang akan masuk ke dalam ruang bakar.
  2. Tuntun kendaraan roda dua dalam keadaan mesin tidak nyala ke daerah yang tidak tergenang dengan air atau pun yang lebih cetek.
  3. Janganlah langsung menyalakan mesin kendaraan.
  4. Untuk tipe skutik, buka terlebih dahulu cover saringan udara, kemudian setelah itu kick starter, namun ketika kita akan melakukan kick starter terasa keras, maka kendaraan roda dua yang kita miliki jangan dulu dihidupkan dikarenakan ada potensi air yang telah masuk ke dalam ruang bakar.
  5. Bukalah busi, kemudian setelah itu lakukanlah start (disarankan harus dengan kick starter) untuk dapat mengeluarkan air yang sudah terlanjur masuk ke dalam ruang bakar.
  6. Pastikanlah tidak ada air yang keluar dari dalam lubang busi.
  7. Pasanglah saringan udara jika kondisi saringan udaranya basah jangan di pasang.
  8. Pasanglah busi kemudian cobalah nyalakan kembali kendaraan kita.

Kedelapan cara tersebut tentu saja bisa sangat bermanfaat sekali untuk kita yang selalu bepergian ketika musim hujan dengan menggunakan kendaraan roda dua. Sudah banyak sekali kasus kendaraan bermotor rusak yang diakibatkan oleh air hujan yang menggenangi jalanan dikarenakan pengendaranya tidak mempunyai cara. Oleh karena itu jika kita sering bepergian maka kita harus memahami kedelapan poin tersebut agar kendaraan kita tetap awet dan bisa digunakan kembali. Kita tidak boleh sungkan meminta bantuan kepada orang lain untuk mendorong kendaraan kita ketika kita terjebak banjir. Hal tersebut lebih baik jika kita lama membiarkan motor berada ditengah air dalam jangka waktu yang lama.

Mengendarai sepeda motor ketika hujan, tentunya berbeda dengan mengendarai sepeda motor ketika cuaca sedang cerah. Perlu kita ketahui, ketika aspal basah oleh hujan, cengkraman tentunya akan berkurang dan mempunyai potensi untuk dapat membuat ban motor akan tergelincir, jika kita tidak berhati-hati ketika melakukan pengereman. Kerap kali pada pengendara motor akan melakukan pengereman ketika menghadapi situasi yang memang mendadak ketika menghindari lubang, jalanan yang berpasir, atau pun ada rintangan yang tiba-tiba datang. Ada baiknya untuk mengikuti beberapa tips untuk dapat melakukan teknik pengereman secara benar, baik di jalan yang basah ataupun di jalan yang kering.

  • Kita harus menutup putaran gas ketika kita memutuskan pengereman.
  • Pengereman yang baik yaitu menarik tuas rem dengan cara meremas seperti kita melakukan bersalaman. Pada saat yang bersamaan, kaki kanan akan menginjak rem belakang sebagai penyeimbang. Pastikanlah posisi sepeda motor tegak sehingga kita bisa menghindari resiko tergelincir ataupun terpeleset. Untuk motor skutik perbandingan rem depan dan juga belakang adalah sebesar 60 berbanding 40 rem depan dan juga belakang, kemudian dilanjutkan dengan memainkan rem depan dengan cara menekan dan juga melepas rem secara berkala.
  • Saat mengerem jagalah pandangan lurus kedepan. Usahakanlah bahwa roda yang ada di depan tetap berada di jalan yang rata, bersih dan juga kering. Hindarilah perubahan warna yang mencurigakan pada permukaan jalan. Jika jalanan yang basah kita jangan panik, tekan rem belakang lebih dalam dibandingkan dengan rem yang ada di depan dan juga tetap memainkan rem depan.
  • Di jalan dalam kota yang memang sangat ramai, sebaiknya kita harus menyiapkan dua jari pada tuas rem depan. Hal ini perlu kita lakukan dikarenakan banyak sekali kendaraan yang lebih pelan yang berlalu lalang di sekitaran kita dan kita harus selalu menjaga kecepatan kita.
  • Jika memang mengharuskan melakukan pengereman mendadak dan juga tiba-tiba sialnya sedang diatas jalanan yang basah, maka kita harus memanfaatkan celah yang ada seperti dengan melakukan low slide. Perlu kita ingat ketika kita melakukan low slide, jauhkanlah motor dari badan kita dengan cara menendang ataupun mendorong motor dan juga pasrahkan badan kemana arah akan membawa jangan dilawan dikarenakan akan sangat fatal sekali akibatnya.

Dengan cara memahami teknik pengereman motor secara benar, artinya kita sudah memahami salah satu elemen keselamatan ketika mengendarai sepeda motor selain peralatan keamanan berkendara yang kita gunakan.

Pernahkah kita mengalami hal mengisi mesin diesel dengan bahan bakar bensin? Hal ini secara logika tentunya sangat salah. Pertama yang harus kita ketahui yaitu karakter dari mesin diesel itu sendiri yaitu high compression. Bahkan kompresinya juga sampai menyentuh perbandingan 30 berbanding 1. Oleh karena itu, di dalam ruang bakar tidak diperlukan lagi bahan yang high explosive. Kita semua akan mengetahui bahwa kesalahan ini bahan bakar pada saat di SPBU dari yang seharusnya kita mengisi solar namun malah diisi dengan bensin, maka akan berakibat sangat fatal.

Hal itu sama saja dengan memasukkan bahan bakar yang sangat mudah sekali meledak ke dalam mesin yang berkompresi sangat tinggi. Jika kita biarkan, akan terjadi pembakaran prematur ataupun biasa disebut dengan knocking. Selain itu, yang secara langsung akan dirasakan yaitu suara mesin yang kasar. Apalagi jika kesalahan isi bahan bakar ini kita lakukan pada kendaraan yang sedang di dalam kondisi tangki kosong. Tarikan mungkin akan menjadi lebih mudah. Namun perlu kita ketahui bahwa di dalam mesin akan terjadi eksploitasi pembakaran seperti manusia yang mengkonsumsi doping ketika berolahraga.

Tubuh yang memicu kinerja untuk mendapatkan power yang sangat maksimal. Jika kita biarkan tentu saja akan bisa merugikan organ-organ yang ada di dalamnya. Overhating ataupun panas yang berlebihan akan terjadi. Jika kita sudah telat menanganinya, maka akan sangat terpaksa sekali mobil kita harus turun mesin. Biaya untuk perbaikan dan juga turun mesin ini ditaksir akan menyentuh angka sekitar belasan juta. Cara yang paling sederhana yaitu dengan mengemudikan kendaraan secara perlahan-lahan dan juga jangan ngebut supaya tidak terjadi overheting.

Carilah bengkel mobil yang terdekat kemudian kuras tangki secara menyeluruh. Jika penangan ini sangat cepat, biaya yang akan dikeluarkan pun tidak akan mahal. Kemungkinan biayanya yaitu sekitar Rp500.000 paling mahal untuk dapat menguras tangki bensin. Oleh karena itu, janganlah sampai kita salah dalam hal mengisi bahan bakar pada kendaraan kita. Semoga artikel ini sangat bermanfaat untuk kita yang mempunyai kendaraan yang memiliki mesin diesel.

Sepeda motor sport ternyata bukan hanya disarankan untuk diparkir pada area yang terbuka. Apalagi jika dibiarkan terkena air hujan di dalam jangka waktu yang sangat lama. Ada sejumlah resiko yang tentu saja mempunyai dampak yang sangat buruk sekali pada motor sport. Guyuran air hujan dapat menyelinap masuk ke dalam sebuah tangki bensin melalui seal karet. Sebab, jika motor sport tersebut terkena air hujan secara terus-menerus dan juga terkena sinar matahari, tidak menutup kemungkinan maka senyawa air hujan dapat membuat karet menjadi keras. Jika keras, bisa juga karet menjadi rata.

Ketika motor sport di dalam kondisi parkir kemungkinan air hujan yang akan masuk ke dalam tangki akan semakin besar dibandingkan berkendara ketika hujan. Namun jika kerusakan sudah sangat parah, kemungkinan air juga dapat masuk. Masuknya air pada tangki bensin tentu saja akan mempengaruhi performa pada motor sport. Bahan bakar mesin juga bisa jebol. Untuk dapat menjaga kondisi tangki bensin, disarankan untuk selalu rajin melakukan perawatan. Minimal, kita harus melakukan pengurusan satu tahun sekali dan juga mencek komponen-komponen pendukungnya termasuk seal.

Jika sudah tidak baik kondisinya maka kita harus segera menggantinya. Tangki bahan bakar pada sepeda motor tentunya sangat minim sekali dilakukan perawatan. Namun seiring umur, tempat penyimpanan bensin itu bisa saja akan menjadi berkarat dan juga pada akhirnya dapat mempengaruhi performa pada motor. Oleh karena itu kemudian akan terbawa ke saringan fuel pump dan akan menyumbat. Jika sudah begini tentu saja aliran bensin tidak akan menjadi lancar dan juga dapat menimbulkan gejala yang brebet. Saran yang baik yaitu supaya pemilik sepeda motor harus menguras tangki setiap 1 tahun sekali ataupun setiap 10.000 kilometer.

Hal ini bisa dikuras oleh sendiri namun disitu banyak sekali yang harus kita bongkar pasang, karena ada seal, pompa bahan bakar dan yang lainnya. Jika pasang sendiri dan juga salah dalam hal pemasangan, bisa jadi motor kita menjadi tidak hidup. Masalah harga untuk menguras tangki pada bengkel resmi ternyata relatif sangat terjangkau sekali. Kita biasanya hanya membayar 30 sampai 40 ribu saja.

Cara kerja sebuah mesin diesel tentunya sangat berbeda dengan mesin yang menggunakan bensin. Selain itu, mesin diesel ini secara umum harganya lebih mahal dikarenakan mesin diesel dibuat dengan menggunakan material yang sangat baik untuk dapat menahan kompresi yang tinggi. Namun, sebagaimana kendaraan bermesin yang lainnya, mesin diesel ini juga perlu kita lakukan perawatan. Seperti halnya kendaraan yang lainnya, mobil diesel perlu untuk selalu mengganti oli dan juga komponen saringan secara rutin sebagaimana yang telah di tetapkan oleh pabrik. Namun, satu komponen yang perlu kita perhatikan yaitu filter solar.

Mesin diesel yang berbahan bakar solar mempunyai kandungan air. Di dalam hal seperti ini, setiap mobil diesel tentu pada filternya mempunyai pemisah antara solar dan air. Takaran air tidak boleh banyak. Jika telah melebihi takaran, maka akan terdapat indikator menyala. Filter solar hanya boleh diganti jika sudah ada (menyala terus) dan itu tandanya bahwa filter solar telah mampet. Meskipun tidak ada waktu untuk penggantian secara kontinyu, sebaiknya filter solar harus diganti berbarengan dengan mengganti oli mesin yaitu setiap 10 ribu km. Beberapa komponen yang lainnya yang harus kita perhatikan yaitu filter udara. Yang harus kita ganti setelah semakin banyaknya kotoran yang menempel, oli mesin, dan juga tune up. Persis sama halnya dengan mobil yang menggunakan mesin bensin bahkan sama juga dengan kendaraan sepeda motor.

Perlu kita ketahui bahwa mesin diesel paling signifikan dibandingkan dengan mesin bensin yang lainnya. Dimana bahwa mesin ini secara signifikan sangat efesien. Mesin ini mampu mengkonversi sekita 45-50% dari energi bahan bakal untuk listrik. Kebanyakan mesin bensin hanya mampu mengkonversi sekitar 30% dari sebuah energi bensin untuk dapat menyalakan kendaraan roda empat. Selain itu mesin diesel mempunyai rasio kompresi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mesin bensin. Varian yang modern dari sebuah mesin juga bisa mendapatkan banyak manfaat yang tidak memerlukan thottke valve seperti yang ada pada mesin bensin.

next posts >>